Que Sera,  the future is not to see

Saat ku dibangun dulu,  aku bertanya jadi apa? 

Akankah kecil?  Atau besar? 

Jadi pujaan?  Atau terabaikan? 

Inilah jawabnya…

Kemarin dan hari ini ada beberapa hal yang menyesakkan dada. Setelah aku resapi lebih dalam, semua yang aku jalanin kemarin serba diburu-buru. Nggak dikasih space untuk rembug dengan keluarga inti. Keluarga inti kamu bilang? Bahkan keluarga intiku pun kocar kacir. *nelen air liur*

Nggak normal. Semua yang dari kemarin jalanin serba nggak normal. 

Sendirian. Sampai sekarang pun aku ngerasa jalan sendirian. 

kamu pernah nggak? ngerasa seperti udah di jurang akhir? bagi kamu, orang sekitarmu itu cuma seperti bayangan, nggak nyata. kamu pernah nggak?  ngerasa apa yang kamu lalui sekarang tuh memuakkan? rasa amarahmu ke diri sendiri sudah di batas rasa sabar. kamu pernah nggak? pengen jatuh ke bumi dan hilang dibawa angin?

itu yang lagi aku rasain sekarang. IM DOWN! 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s