Rangkaian Cerita di Februari sampai September 2014

Tulisan ini dibuat setelah beberapa hal banyak terjadi. Tentang keputusanku berjilbab, tentang keberangkatanku dan Mama ke tanah suci, tentang proses penggarapan Skripsi yang super ngebut, dan tentang hari ini yang semuanya saling terikat…

Sejak memasuki semester 7, akhir tahun 2013. Sudah mulai muncul keinginanku untuk memakai jilbab. Bukan karena aku melihat banyak teman-teman perempuan yang memakai jilbab. Tapi setelah aku paham dan sadar bahwa jilbab merupakan hal yang wajib dikenakan wanita muslim, sama halnya dengan kewajiban sholat 5 waktu. Namun saat itu aku masih terbentur dengan beberapa hal, maka aku putuskan untuk menggunakan jilbab saat memasuki semester 8 (bulan Februari 2014).

Libur semester 7 memasuki semester 8, aku pulang ke Lampung. Sampai di rumah niat menggunakan jilbab aku utarakan ke Mama, dan Mama pun akhrinya mengijinkan, Karena memang awalnya Mama pernah mengatakan hal yang ‘saat itu belum kupahami mengenai makna menggunakan jilbab’. Singkat cerita

tepat tanggal 14 Februari 2014 aku mengenakan jilbab.
Selama aku liburan di rumah, Mama mengutarakan niat umrohnya yang tertunda tahun lalu. Aku mendukung Mama untuk berangkat tahun ini, karena memang ada rezeki yang lebih dari Allah, jadi kalau bisa jangan ditunda-tunda. Setelah beberapa kali berdiskusi, Mama akhirnya mengajak aku untuk menemani Mama berangkat umroh. Saat itu aku diantara dua pilihan, pilihan pertama menemani Mama umroh tetapi skripsiku harus tertunda (karena memang aku akan memasuki semester 8 untuk mengambil mata kuliah Skripsi Tugas Akhir), dan pilihan kedua tidak menemani Mama lalu aku konsentrasi menggarap Skripsi.

Gamang selama beberapa hari, namun tidak bisa aku bohongi kesempatan untuk bisa ke tanah suci tidak datang dua kali, Akhirnya aku pun memutuskan untuk menemani Mama umroh dan menunda sementara proses penggarapan Skripsiku.
Awalnya aku dan temanku Anggi berniat mengerjakan produksi Skripsi bersama, namun karena aku memutuskan untuk berangkat umroh, maka aku pun mundur dari produksi Skripsi dengan Anggi.
Dua kali tertunda tanggal keberangkatan umroh, alhamdulillah atas ijin Allah tangal 5 April 2014 aku dan Mama berangkat ke tanah suci. :’) Selama seminggu kami berada disana, doaku ketika itu meminta kepada Allah SWT agar pengerjaan Skripsiku dilancarkan, serta ada doa lain yang tidak bisa aku tuliskan disini.

Sepulang umroh tanggal 12 April 2014 kemarin, aku tidak langgsung berangkat kembali ke Jogja untuk melaksanakan kewajibanku yang tertunda. Selama seminggu aku masih di rumah, dengan beberapa hal yang kadang menyesakkan dada.
Kembali ke kota Jogja, bertemu dengan teman-teman yang rata -rata sudah memasuki proses ujian pengajuan Proposal Skripsi. Sedangkan aku sendiri, belum sama sekali menyentuh Proposal Skripsi. >,<
Hari kedua di Jogja, aku sempatkan untuk melihat teman yang ujian Proposal, rasanya ada sedikit khawatir, apakah aku mampu untuk meneruskan Skripsi semester ini? :s

Tapi aku coba tepis rasa tersebut. Sambil berkonsultasi ke Kaprodi, aku putuskan untuk berlari kencang. Yaap! Aku tidak ingin tertinggal sampai ke semester berikutnya. Dengan modal semangat yang menggebu-gebu, aku mulai mengerjakan Proposal Skripsi. Terhitung dari mulai bulan Mei sampai Agustus 2014, aku mengerjakan Skripsi sampai akhir. Dari membuat Proposal, ujian Proposal, revisi Proposal, pengumpulan Proposal, syuting produksi, editing sekaligus revisi Skripsi bab per bab, pengumpulan karya Skripsi, ujian Skripsi, revisi Skripsi, penjilidan Skripsi, hingga pengumpulan Skripsi.

Walaupun ada beberapa hambatan di awal, aku merasa proses pengerjaan Skripsi ini tidak lepas dari kuasa Allah. Inilah salah satu doaku yang dikabulkan Allah ketika aku umroh, aku minta untuk dipermudah pengerjaan Skripsi. Aku sangat bersyukur, karena aku sendiri awalnya kalah start dibandingkan dengan teman-temanku yang lain. Dan sekarang aku bisa berdiri sejajar dengan mereka yang terlebih dahulu ujian Proposal. Alhamdulillah… Terimakasih Allah… :’)

Sebenarnya tulisan ini bisa lebih panjang, karena kenyataanya begitu banyak cerita sejak Februari hingga September 2014 ini. Oia, Alhamdulillah tanggal 28 Agustus 2014 kemarin aku berkesempatan untuk mendaki gunung Merapi. Kalau sempat aku ingin memposting pengalaman pertamaku naik gunung. 😀

Okee, sekian posting kali ini. Sampai saat ini aku masih berproses. Trial and error, that is life!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s