Story of Heart (Setan)

Tulislah apa yang kamu rasakan saat ini…
Yang aku rasain saat ini.

Setelah hari kemarin yang penuh dengan pujian, kini aku kembali berhadapan dengan perasaan setan.
Ahhh… Aku pengen banget bisa bilang langsung ke dia, kalo aku tuh ga suka cara yang dia pakai. Tapi lidah ini kelu, aku terlalu munafik untuk selalu mengganggap dia baik. Tapi seseorang tidak ada yang selalu plus kan? Iya memang, tapi…
Cara dia memperlakukanku kemarin, tidak sama dengan cara dia memperlakukannya ketika berhadapan dengan situasi yang ‘mungkin hampir mirip’, yaitu rasa ketidaknyamanan karena harus menerima sesuatu yang tidak dia suka.

Sebentar aku memujinya. Sebentar lagi aku mencelanya.
Ternyata yang lebih menyerupai setan adalah aku.
Yah.. Setan dengan wajah innocent, wajah tanpa dosa.
Itu Aku!

Tapi…

Kenapa cuma aku??

Tidak adil !!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s