[Selalu] Salah

Kalau sejak awal aku yakin itu salah, pasti tidak akan aku lakukan.
Tapi mencoba untuk berpikir positif dan dan lebih mengutamakan perasaan daripada logika pun ternyata tetap dianggap salah.
Salah karena aku tidak bisa menjaga hati.
Salah karena logikaku sejenak tak berfungsi.
Tapi apa sih yang diharapkan jika aku diharuskan untuk selalu benar.
Tidak ada.
Aku tak butuh kesan baik orang lain ke aku.
Aku juga tak butuh pujian karena aku terjaga.
Begitu banyak hati, maka buatku, benar atu tidaknya aku, hanya aku dan Dia lah yang lebih memahaminya.

Selalu saja aku salah.
Mungkin karena aku kurang peka.
Tapi selamanya kah aku harus berada dibaliknya?
Walaupun akhirnya aku terluka, asalkan saat itu aku mampu bertahan dengan kekuatanku sendiri,
bukan dibalik kekuatannya.
Mungkin kedepannya aku dapat menjadi yang seseorang yang selalu ia inginkan.
Seseorang yang terbiasa peka terhadap segala hal

Robot.
Karena aku tidak bisa bergerak sendiri.
Ada yang mengendalikan.
Menunggu perintah.
Kaku.
Itu aku.

Iklan

2 thoughts on “[Selalu] Salah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s